Monday, 29 September 2014

PENGERTIAN, PRINSIP DAN TUJUAN KOPERASI



PENGERTIAN KOPERASI MENURUT PARA AHLI 

Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan (Pasal 3 UU No. 12 Tahun 1967). Dalam pengertian yang lain, yakni dalam Pasal 1 No.  UU RI No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, menegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Pengertian koperasi juga dapat dilakukan dari pendekatan asal yaitu kata koperasi berasal dari bahasa Latin "coopere", yang dalam bahasa Inggris disebut cooperation. Co berarti bersama dan operation berarti bekerja, jadi cooperation berarti bekerja sama. Terminologi koperasi yang mempunyai arti "kerja sama", atau paling tidak mengandung makna kerja sama. Berikut iniPengertian Koperasi yang diutarakan oleh menurut para ahli:
  • Menurut International Labour Organization (ILO): Cooperative defined as an association of person usually of limited means, who have voluntarily joined together to achieve a common economic end through the formation of a democratically controlled business organization, making equitable contribution to the capital required and accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.
  • Menurut Arifinal Chaniago: Koperasi adalah suatu perkumpulan beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.
  • Menurut P.J.V. Dooren: Koperasi tidaklah hanya kumpulan orang-orang, akan tetapi dapat juga merupakan kumpulan dari badan-badan hukum (corporate).
  • Menurut Moh. Hatta: Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan prinsip seorang buat semua dan semua buat seorang.
  • Menurut Munkner: Koperasi adalah organisasi tolong menolong yang menjalankan urusniaga secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong menolong. Aktivitas dalam urusan niaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang dikandung gotong royong.
  • Menurut UU No. 25 1992: Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang beradasarkan atas azas kekeluargaan.
PRINSIP_PRINSIP KOPERASI MENURUT PARA AHLI

1. Prinsip Koperasi menurut Munker
Menurut Hans H. Munkner ada 12 prinsip koperasi yakni sebagai berikut :
- Keanggotaan bersifat sukarela
- Keanggotaan terbuka
- Pengembangan anggota
- Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
- Manajemen dan pengawasan dilakukan secara demokratis
- Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
- Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
- Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
- Perkumpulan dengan sukarela
- Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
- Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
- Pendidikan anggota

2. Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992
Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992 adalah sebagai berikut.
- Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
- Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
- Pembagian SHU dilakukan secara adil 
- Pemberian batas jas yang terbatas terhadap modal
- Kemandirian
- Pendidikan perkoperasian
- Kerja sama antar koperasi


TUJUAN KOPERASI

- mewujudkan masyarakat adil makmur material dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. 
- Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya
- Serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang – undang Dasar 1945
- Melayani kebutuhan bersama dan wadah partisipasi pelaku ekonomi skala kecil
- Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat Indonesia
- Mengembangkan demokrasi ekonomi di Indonesia
- Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada.



SUMBER :
http://www.pengertianahli.com/2013/09/pengertian-koperasi-menurut-para-ahli.html
http://aprilyantiendah.wordpress.com/2013/10/01/prinsip-dan-pengertian-koperasi-menurut-para-ahli/





Thursday, 3 July 2014

INDONESIAN ECONOMY TODAY


Indonesia currently optimistic economic growth increased. With the growth and increasing national income we can see the development and progress in other countries. with national income per year Indonesia is able to deliver progress. macroeconomic highly influential in today's economy. one of economic growth that can be seen with domestic demand still will be the main pillar of economic performance. In addition, exports and imports, as well as investment. 

In view of the few banks in the field of the macro economy we can feel that economic growth increases. Bank Indonesia (BI) estimates of economic growth during the first quarter of 2011 will grow tall, which is in the range of 6.4 percent. Thus, this year, Indonesia's economy is projected to grow in the range of 6-6.5 per cent. Governor of Bank Indonesia Nasution revealed it during a meeting with Commission XI (in charge of finance and banking) Parliament on Monday (14/2). "The outlook for the economy will continue to improve and are expected to be higher," Nasution said. 

He said that domestic demand will still be the main pillar of economic performance. In addition, exports and imports, as well as investment, will also grow rapidly. He added that Indonesia has been through challenges in 2010. Economic growth is quite good in the last year, which is 6.1 per cent, will facilitate achieving growth targets in 2011. Nevertheless, high inflation will still be a serious challenge this year. 

Judging from the condition of the Indonesian Economy GDP 


Opinions Gross Domestic Product (GDP) of Indonesia currently ranks 18th out of 20 countries that have the largest GDP in the world. There are only 5 countries in Asia are included in the list issued by the World Bank. Fifth Asian countries are Japan (No. 2), China (3rd order), India (11th), South Korea (15th). 

Indonesia now has a GDP of U.S. $ 700 billion, may be pride. Moreover, with a per capita income of U.S. $ 3,000 per year in order to put Indonesia-15 countries with large per capita income. 

Private Party 


The existence of institutions - governmental organizations, such as Wallets Dhu'afa, in collaboration with the Institute for the independence of young people trying to score a great potential to become a fighter economy is one way to make distribution of economic growth can be felt by more and more people of Indonesia. 

Parties Government 


The synergy between ministries should be made more solid and mutually supportive so do not overlap and more beneficial to society. Campaign formation of entrepreneurial spirit, such as international seminars, is one way evoked potentials soul - soul economic warrior who never gave up and full of high creativity. 

Positive impact of economic globalization and the negative impact of globalization become an integral part in the business world. When we think to be an entrepreneur and take advantage of every business opportunity we have in fact that when we enter into an economic system and the most popular is the capitalist economic system that became an integral part of the process of globalization. There are many notions of globalization in general resemblance one sense globalization is a process that crosses state boundaries in which individuals, groups, and between countries interact, dependent, related, and influence each other. 

As a system of economic globalization has a positive impact as well as negative effects, regardless of the opinion of the pros and cons of economic globalization globalization of our economy will simply try to examine the impact of economic globalization positive and negative impacts of economic globalization. 

The positive impact of economic globalization judging from the aspect of creativity and competitiveness with the opening of the market for products it is expected that the growth of exports of creativity and production quality improvement resulting impulse to exist amid global competition, this will naturally occur when consciousness will arise and must berinivasi in turn will produce domestic products that are reliable and quality. 

On the other hand the conditions in which the capabilities of low competitiveness and Indonesia's inability to manage the competition will cause nightmares begi country's economy, it will bring negative impacts of economic globalization such as the flow of the products of foreign countries such as china products that eventually kill domestic production, residents Indonesian state will only be low-paying unskilled jobs while jobs that require skill to master foreign expatriates, and of course the job is now very narrow will be depleted due to the wave of foreign workers. 

The positive impact of economic globalization capital, in terms of the availability of access to funds will be increasingly easy to obtain investment from abroad. Direct investments such as the construction of the plant will also open up job. it's just that this positive impact will be turned 180 degrees when the government is not able to manage the flow of foreign funds, there will be a buildup of foreign funds actually more beneficial owners of capital and prone to cause economic crisis since the collapse of the value of the Rupiah. Not to mention the threat of increasingly free and easy currencies become a means of speculation. Just imagine if a large investment to involve a great number of great local workforce suddenly withdrawn because of perceived lack of prospects, of course, it could affect the stability of the economy. 

The positive impact of economic globalization in terms of the more easily obtainable imported goods needed by society and can not be produced in Indonesia, technology transfer can also open very wide, but this condition can also be bad for the community because we tend to just being the object of the market, such as the production of case studies controlled motor in Japan, Indonesia and the market only benefit from the sale of our land will be taken to Japan to enrich the Japanese. The positive impact of economic globalization on aspects of tourism activity increases, so the job opportunities in the field of tourism as well as a promotional event of Indonesian products. 

Globalization and market liberalism by supporting him as a way to achieve a higher standard of living, but for the opponents of capitalist globalization is just a cover that will be the widening inequality of income distribution between rich countries and poor developing countries. Greater mastery of capital by creating a global market, especially in the third world are believed to not be able to meet the high standards of global products will open up opportunities for wealth accumulation, and monopoly business and political power in a few hands. So going back to our choice where we choose the positive impact of economic globalization or the negative effects of globalization.

http://dwi-ardianto.blogspot.com/2011/02/perekonomian-indonesia-saat-ini.html

Thursday, 24 April 2014

ECONOMIC VOCABULAR



APPROPRIATION  
The law passed by Congress that funds (provides money) to government agencies to carry out their programs.

AUTHORIZATION
The law passed by Congress that states the maximum amount of money Congress may appropriate for government programs.

AUTOMATIC STABILIZER
Program that automatically provides benefits to offset a change in people's incomes

BALANCED BUDGET
A budget in which the money going out is equal to or less than the money taken in.

BANK
A business that keeps money for customers, makes loans, and provides other money-related services.

BANK PANIC
A situation in which many banks fail because they are not able to meet the demands of their depositors for cash.

BANKRUPT
Unable to pay debts.

BOND
A certificate of a loan to a government or a business (A person who buys a bond is lending money to the government or corporation that sells the bond.)

BUDGET
A plan of how much money a person, business, government, or organization is able to spend and how it will be spent.

BUDGET DEFICIT
A financial situation in which spending is greater than income or revenues.

BUDGET RESOLUTION
An agreement in Congress that shows total spending and revenues for a fiscal year and how much will be spent in various categories.

BUDGET SURPLUS
A financial situation in which spending is less than income or revenues.

BUSINESS CYCLE
Alternating time periods of expanding and contracting economic activity.

CAPITAL
Human-made items, such as machines and tools, that are used to produce goods and services.

CAPITALISM
An economic system in which individuals, not the government control the production and distribution of goods and services; also called market system.

CENTRAL BANK
A bank whose functions include controlling the nation's money supply; an institution that lends money to other banks and the place where the government does its banking business (Federal Reserve System in U.S.).

CASH
Bills and coins.

CIRCULATION
Money that is available for use.

CLEARINGHOUSE
A place where banks exchange checks and settle accounts.

COIN
An economic system in which the government controls the production and distribution of goods and services.

COMMAND SYSTEM
A bank that provides checking accounts and savings accounts, and makes loans for a variety of purposes.

COMMERCIAL BANK
A country's ability to produce a product at a lower opportunity cost than other countries.

COMPARATIVE ADVANTAGE
A situation in which producers or sellers of similar goods or service each try to get consumers to buy their products or use their services.

COMPETITION
A situation in which producers or sellers of similar goods or service each try to get consumers to buy their products or use their services.

COMPOUND INTEREST
Interest earned on the deposit and on all previously earned interest.

CONSUMER
Someone who buys and uses goods and services.

CONTACTION
A time period when GDP (amount of business) is decreasing.

COST-PUSH INFLATION
The kind of inflation caused by the rising cost of resources such as labor or oil.

COUNTERFEIT
To make a copy of something that people will think is genuine.

CREDIT
Money loaned, usually for a fee, that must be paid back.

CREDIT UNION
A kind of bank that is owned by members who belong to a certain company or group; usually a not-for-profit organization.

CURRENCY
Any kind of money that is used as a medium of exchange.

DEBT
Money owed when you or a government buy something or credit or borrow money.
DEFICIT
Situation in which government spends more than it collects in revenue.

DEFLATION
A decrease in the average price of all goods and services.

DEMAND-PULL INFLATION
The kind of inflation caused when consumer spending is greater than the amount of goods and services available.

DENOMINATION
Paper money of a particular value.

DEPOSIT
Money put into a bank.

DEPRESSION
A period of serious recession marked by high unemployment and a decline in business.

DISCOUNT RATE
The rate of interest charged by the Federal Reserve Bank to borrowing banks.

DISCRETIONARY SPENDING
Spending for federal programs that must receive annual approval (appropriations) by Congress.

DOLLAR
The official unit of currency in the United States; based on the decimal system.

ECONOMIC CHOICES
Every society must decide WHAT to produce, HOW to produce, and FOR WHOM to produce.

ECONOMICS
The study of how people, businesses, and governments choose to use their limited (scarce) resources.

ECONOMIC SYSTEM
The way that a country or culture produces and distributes goods and services
ECONOMIST
A person who studies the economy.

ECONOMY
The way in which human resources and natural resources are used to produce goods and services.

EMBRAGO
A government policy that cuts off trade with certain countries.

EMPLOYEE
A person who works for another in return for pay.

EMPLOYER
A person or company for whom other people work for pay.

ENTITLEMENT PROGRAM
A program using eligibility requirements to provide health, nutritional, or income supplements to individuals.

EXCHANGE RATE
The value of one nation's currency in comparison to another.

EXCISE TAX
A tax on certain items such as alcohol, tobacco, and gasoline.

EXPANSION
A period of time during which the amount of business (GDP) increases.

EXPORT- (NOUN)
A good that is sent from one country to another; (verb)to send goods from one country to another.

FEDERAL DEPOSIT INSURANCE CORPORATION (FDIC)
A government corporation that insures bank deposits up to $100,000.

FEDERAL OPEN MARKET COMMITTEE (FOMC)
The most powerful committee of the Fed, because it makes the decisions that affect the economy as a whole by manipulating the money supply.


FINANCIAL CAPITAL
Money used to buy the tools and equipment used in production.

FINANCIAL INSTITUTION
A bank, credit union, savings and loan, or other organization that offers services related to saving and borrowing money.

GOODS
Real items or things, such as cars, watches, and clothing.

GOVERNMENT REVENUE
Tax dollars received by the government.

GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP)
The total dollar value of the final goods and services produced in a country each year.

IMPORT- (NOUN)
A good that is brought into one country from another; (verb) to bring goods into one country from another.

INCENTIVE
Something that encourages people to work harder or to produce more.

INCOME
The money a person gets from salary or wages, profits, interest, investments, and other sources.

INFLATION
An economic condition characterized by rising prices (increase in the average price of all goods and services).

INTEREST
The money a person pays to borrow money, or the money a bank pays depositors for using their money.

Thursday, 3 April 2014

The Exchange Rate Against The Dollar To Weaken

Dollar to Euro Exchange Rates currently in the spotlight for the community and economic experts . The weakness of the exchange rate on the U.S. dollar can withstand rated current rate of development of the national economy , it is necessary due to the high costs incurred for the purposes of import of raw materials before the month of Ramadan .
Some people in the Asia -Pacific Economic Economic & Market Analysis , Research Helmi Arman City in research published today , Tuesday ( 30/07/2013 ) explains that the increase in the Cost of import risk can negatively on the development of today's economy .
Subject is because some of the raw materials for the average - average in the Indonesian industry met from imports , such as the withdrawal of fuel and material non - fuel industry .
One effect of the weakening rupiah tighter regulation of credit cards . As is well known , the development of the credit will show a slowing economy , following a contraction berlangsungya . In addition, inflation and the value of the Rupiah reach a record high point , it could force banks to reduce credit card portfolio .
Some media are also highlighting this issue . One of these issues is also of foreign currency debt .
" Debt currency by some corporations are now also in the spotlight due to the weakening of the rupiah , although from our study do about it does not happen until at dangerous levels , " he said
For real sector actors , weakening rupiah will choke margins in the manufacturing sector . BPS 2011 , City Research identifies that the performance of the sector is quite vulnerable to the weakening of the exchange rate . Subject is because manufacturing is dependent on imports of raw materials by exporters , as well as the current export market is arguably low .
The export market is currently dominated most industry groups are counted in armor , chemical , and pharmaceutical manufacturing . But there are also industries that have low import or commonly called lob import content, but some large export can benefit from a weakening currency , such as palm oil , paper , and furniture manufacturing .


RESPOND :

factors that lead to high supply and low demand for Dollar , is Indonesia's trade balance deficit , exports less than imports . Indonesia's trade deficit for 2014 is expected to remain major writer in the non -oil sector , while the oil and gas sector leading commodities such as palm oil , for example still provide a surplus value .

Why is this ? , As entrepreneurs we have made ​​a huge contract in 2014 against imports of raw materials ( particularly to China ) which will be used to meet the domestic demand . The root of the problem is what makes the weak Euro , because highly dependent on imports , should change the nation's culture be superior , the nation's self-sufficiency in all fields . With a wealth of natural and human potential we should be able to .

On the basis of these factors so that the import is using the world's major currencies ( eg dollars ) will raise its bid for the importer country's currency , as in imports , currency exchange usually occurs with the importing country of origin country's currency . Because during 2013, the Indonesian imports greater than exports , the situation has weakened the rupiah . This year due to the weakening effect of last year ( 2013) when the Dollar trend is slowly weakened due to the influence of the global economy , which will be affected are the prices of imported commodities , both raw and capital goods ybahan .

Prices of imported commodities currencies pegged to the country of origin , generally dollar , so if the value of the destination country currency weakens, the price of imported commodities automatically rise . Her simple example , when the rupiah fell by 10 % from 1 U.S. dollar = 12,000 rupiah to 1 U.S. dollar = 13,200 rupiah , the price of an imported commodity was directly proportional to an increase of 10 % . Commodity whose price will go up $ 1 million 100 thousand to Rp1 , 10 million .


The weakening of the rupiah has not only resulted in increased prices of imported commodities , but also of foreign debt , because the debt is clearly defined with foreign currency and there are still uninsured ( hedge ) . If the rupiah exchange rate is directly proportional to the weak U.S. dollar by 10 % , then the value of the Euro debt specified in the U.S. dollar will also increase by 10 %.

Thursday, 12 December 2013

Kegelisahan Dengan Pengharapan

Pemahaman tentang Hubungan Kegelisahan dengan Pengharapan

Pengertian Kegelisahan :
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang memiliki arti tidak tenteram hatinya atau merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar serta cemas. Kegelisahan juga dapat dikatakan sebagai hal yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, ia selalu merasa khawatir dan tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar atau selalu merasa cemas dalam hidupnya.

Contoh :
Jika sedang menunggu kabar yang menegangkan kita berjalan mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkan kepala, memandang jauh kedepan sambil mengepalkan tangan, duduk termenung sambil memegang kepala, dan lain sebagainya
Tanggapan :
Seharusnya kita tidak perlu melakukan hal tersebut karena itu akan menambah kepanikan kita terhadap sesuatu tersebut, dan sikap kita seharusnya tenang saja, tidak perlu gelisah dan panik

Pengertian Harapan :
Harapan adalah keyakinan emosional pada kemungkinan hasil positif yang berhubungan dengan kejadian dan keadaan hidup. Harapan membutuhkan tingkat ketekunan yaitu percaya bahwa sesuatu itu mungkin terjadi bahkan ketika ada indikasi sebaliknya. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh.

Contoh Harapan :
Hasan adalah salah satu murid  SMA Bakti Jaya, ia rajin belajar dengan harapan di dalam Ujian Akhir Semester mendapatkan nilai yang baik sehingga bisa naik kelas
Tanggapan :
Dari contoh diatas apa yang diharapkan Hasan ialah terjadinya keinginan, karena itu budi belajar tanpa mengenal waktu . Semuanya itu dia lakukan demi terwujudnya apa yang diharapkan. Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan, bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.

http://splashurl.com/p2h94ha

Penertian dari Tanggung Jawab

A .Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah suatu keadaan wajib menanggung segalanya. Sehingga menurut kamus umum bahasa Indonesia, tanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatu, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pihak lain.

B .Macam – macam Tanggung jawab
Tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya. Beberapa jenis tanggung jawab yaitu
1 .Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
Contoh : Budi tidak belajar padahal esok hari akan ada test. Ia malah bermain bersama teman-temannya. Akhirnya ketika tiba waktu ulangan, Budi tidak dapat mengerjakan semua soal dengan benar. Dan ia pun mendapatkan nilai merah dirapornya sehingga ia harus mengulang kelas. Konsekuensi dari mengulang kelas merupakan tanggung jawab sendiri akan kesombongannya.
2 .Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-isri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap – tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga terhadap kesejahteraan, keselamatan, pendidikan dan kehidupan.
Contoh : Seorang ayah yang rela bekerja keras dari pagi hingga malam demi memenuhi kebutuhan anak-istrinya.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutukan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian manusia disini adalah anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam msyarkat tersebut. Maka wajar saja apabila segala tingkah laku dan perbuatan harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
Contoh : Setiap warga wajib ikut dalam ronda demi terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam lingkungan masyarakat.
4 .Tanggung jawab terhadap Bangsa dan Negara
Tiap manusia dan tiap individu adalah warga negara dalam suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertingkah laku manusia terikat oleh norma – norma atau aturan – aturan yang dibuat oleh negara. Manusia tidak bisa berbuat seenaknya sendiri. Jika perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab terhadap negara.
Contoh : Jamal telah terbukti melakukan kasus pembunuhan berencana maka ia pun harus mempertanggung jawabkan kesalahannya tersebut sesuai dengan peraturan hukum yang ada pada negara Indonesia yaitu hukuman mati atau penjara seumur hidup.
5 .Tanggung jawan terhadap Tuhan.
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehungga segala tindakan manusia tidak terlepas dari hukuman-hukuman atau aturan – aturan Tuhan yang dituangkan di berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Bila manusia melakukan pelanggaran maka Tuhan akan memperingatkan dengan hukuman yang keras tetapi jika manusia tersebut masih menghiraukan peringatan dari Tuhan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Dengan mengabaikan perintah – perintah Tuhan berarti meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai pencipta, bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya, manusia perlu pengorbanan.
Contoh : setiap umat muslim wajib melaksanakan puasa selam 1 bulan apabila telah datang bulan suci Ramadhan. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud dari menaati perintah/aturan yang telah diperintahakan oleh Allah SWT.

http://splashurl.com/o2uav9a

Pemahaman Tentang Ideologi

"Ideologi" bukanlah istilah yang asing bagi kita. istilah tersebut akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Melalui media massa, kita sering mendengar dan membaca istilah itu. bahkan, mungkin kita pun sering menggunakan istilah itu.
Ketika kita sering mendengar, membaca, atau menggunakan istilah itu, kita tahu bahwa yang dibicarakan adalah tentang gagasan. Ideologi memang berkenaan dengan gagasan. Tetapi, gagasan macam apakah ideologi itu? Apa sesungguhnya ideologi itu?
Tidaklah mudah menjawab pertanyaan itu. karena ideologi merupakan istilah yang memiliki beragam makna.
Artinya apa yang dimaksud seseorang dengan istilah itu bisa sama sekali berbedadari apa yang dimaksud oleh orang lain. Itulah sebabnya kita perlu secara singkat menelusuri dimensi historis makna ideologi

1.Nicollo Machiavelli (1469-1527)
Nicollo Machiavelli berasal dari Florence, Italia. meskipun mengenal istilah ideologi, Machiavelli adalah orang pertama yang secara langsung membahas fenomena ideologi. Ia mengamati dan membahas secara mendalam mengenai praktik-praktik politik yang dilakukan oleh para Pangeran. salah satu hasil pengamatannya tampak dalam bukunya yang terkenal berjudul II Principe. Menurut Machievelli, ideologi pada dasarnya berkenaan dengan siasat dalam berpolitik praktis. Siasat itu teruama tampak dalam tiga hal. pertama, kecenderungan orang untuk melakukan penilaian keadaan berdasarkan kepentingannya. Kedua, konsepsi-konsepsi keagamaan seringkali digunakan untuk menggalang kekuasaan dan melkukan dominasi. Ketiga, kebutuhan untuk menggunakan tipu daya dalam memperoleh dan mempertahankan kekuasaan.
Dalam pandangannya Machiavelli, ideologi hakikatnya adalah pengetahuan mengenai cara menyembunyikan kepentingan, mendapatkan serta mempertahankan kekuasaan dengan memanfaatkan konsepsi-konsepsi keagamaan dan tipu daya. Pemahaman tersebut mempengaruhi pemikiran-pemikiran lehbih lanjut mengenai ideologi, terutama pemikiran Karl Marx.

2.Antoine Destut de Tracy (1754-1856)
Ia adalah pemikir Prancis. Ia hidup pada masa-masa terjadinya gejolak revolusi Perancis. pemikirannya sangat dipengaruhi oleh rasionalisme Abad Pencerahan.
Bagi de Tracy, istilah ideologi memiliki konotasi positif. ideologi adalah ilmu mengenai gagasan atau ilmu tentang ide-ide, Tepatnya, ilmu pengetahuan yang tepat mengenai dan yang mengatasi prasangka-prasangka agama maupun metafisika.
Melalui ilmu baru itu, bersama dengan rekannya sesamam adeolog, berusaha mangajak masyarakat prancis untuk berusaha menemukan dan menilai ide yang sehat dan ide yang tidak sehat yang berkembang dalam masyarakat. Ide yang sehat adalah yang sesuai dengan realita dan sejalan dengan akal budi. Sementara itu, bertentangan dengan akal budi, yang lalu ia buat dengan realitas dan palsu atau khayalan belaka.
Dengan demikian, meskipun ideologi berkenaan dengan dunia gagasan, bagi de Tracy ideologi tidak hanya bersifat teoretis. ideologi mesti memiliki implikasi praktis. Ideologi harus ada gunanya dalam kehidupan praktis sehari-hari, yaitu memberi patokan-patokan untuk melakukan perbaikan keadaan masyarakat.
Ketika itu, dalam masyarkat Perancis terjadi banyak sekali ketidakadilan. Ketidakadilan terjadi, demikian menurut pengamatan de Tracy, karena adanya gagasan palsu, yaitu gagasan yang tidak bertumpu pada kenyataan dan akal budi. Contoh gagasan palsu itu adalah gagasan yang bersumber dari agama, bahwa raja memiliki kekuasaan dari tuhan. Akibatnya, kekuasaan raja bersifat mutlak, tidak bisa giganggu gugat.
Agama, menurut de Tracy, merupakan sumber pengetahuan yang tidak sehat. Karena itu, negara tidak boleh dijalankan berdasarkn kaidah-kaidah agama.Tetapi, ketika Napoleon berkuasa, de Tracy didepak Senat. Napoleon menganggap ideologi sebagai gagasan yang bersifat doktriner dari para pemikir, sesuatu yang tidak realistis dan tidak sesuai dengan praktik politik. Sejak itu, ideologi lenyap dari gelanggang kehidupan politik.

3. Karl Marx (1818-1883)
Lima puluh tahun kemudian, setelah de Tracy didepak senat, ideologi menjadi perhatian kembali. Itu terjadi berkat pemikiran Karl Marx. Marx berasal dari Prussia (kini jerman). Ia mengemukakan pandangannya mengenai ideologi dalam bukunya berjudul Die Deutch Ideologie. Marx memahami ideologi berkebalikan dari pengertian menurut de Tracy. Bagi de Tracy, ideologi adalah gagasan yang sehat, yang sesuai dengan realitas. sebaliknya menurut Marx, ideologi adalah kesadaran palsu.
Mengapa disebut kesadaran palsu? Karena ideologi merupakan hasil pemikiran tertentu yang diciptakan oleh pemikir. Padahal kesadaran para pemikir itu pada dasarnya sangat ditentukan oleh kepentingannya. Maka hasil pemikiran yang muncul dalam bentuk ideologi sesungguhnya tidak lebih dari khayalan untuk melindungi kepentingan kelas para pemikir itu. Kelas pemikirn itu menurut Marx umumnya adalah kelas penguasa, yang memaksakan ide itu kepada masyarakat.
Dengan demikian, ideologi menurut Marx pada dasarnya adalah pengandaian-pengndaian spekulatif. Pengandaian-pangandaian spekulatif itu berupa agama, moralitas, atau keyakinan polotik. Meskipun dianggap sebagai kenyataan.Hal itu demikian menyembunyikan atau melindungi kepentingan kelas sosial si penyusun ideologi. Demikianlah ideologi dasar pembenaran atas hak-hak istimewa kelas tertentu.

4. Louis Althusser (1918- )
pandangan keempat mengenai ideologi di kemukakan oleh Louis Althusser. Ia adalah murid Marx. Namun mengenai ideologi. Menurut Althusser, ideologi memang berisi gagasan spekulatif. Namun itu tidak berarti bahwa ideologi adalah kesadaran palsu. Sebab, gagasan spekulatif itu dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana manusia semestinya menjalankan hidupnya. Jadi ideologi bukanlah jawaban atas pertanyaan 'apa itu dunia'. Melainkan, jawaban atas pertanyaan 'bagaimana orang harus menjalani hidup di dunia'. Dengan demikian, sesungguhnya setiap orang membutuhkan ideologi. Sebab, setiap orang perlu memiliki keyakinan tentang bagaimana semestinya ia menjalani kehidupannya.
Pendek kata, setiap orang membutuhkan pedoman hidup baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat. Dan, persis, pedoman hidup itulah yang ditawarkan oleh ideologi.

LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
1.Mengenal, merupakan suatu kodrat bagi manusia dan tahap hidup pertama dari setiap individu. Sebagai seorang muslim kita mengenal pandangan hidup yaitu alquran dan hadist serta ijamak Ulama yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
2.Mengerti, mengerti disini dimaksudkan pada mengerti tentang pandangan hidup.
3.Menghayati, menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam pandangan hidup yaitu dengan memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup.
4.Meyakini, merupakan suatu hal yang cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai tujuan hidupnya.
5.Mengabdi, merupakan suatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya sendiri lebih dari orang lain.
6.Mengamankan, merupakan langkah terberat dan benar-benar membutuhkan iman yang teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu demi tegaknya pandangan hidup itu.